Pilarrepublik.id – Kunjungan Kerja Lapangan program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi sudah yang kelima di Kecamatan Pondok Melati, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi melakukan kunjungan seperti biasa menggunakan motor trail, bersama Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya, Plt. Kepala Dinas BMSDA, Arief Maulana, Plt. Kadinkes, Tanti Rohilawati, Camat Pondok Melati, Ika Indah Yati, Sekretaris Kecamatan Pondok Melati, Andy Frengky dan segenap Lurah se Kecamatan Pondok Melati yang mengawal kunjungan kerja Wali Kota Bekasi.

Mengawali kunjungan pertama, Wali Kota bersama rombongan melewati pasar Kecapi, Wali Kota menuju titik pertama ke Perbatasan Kecamatan Pondok Melati dengan Provinsi DKI Jakarta di Perumahan Mabes Hankam, disitu Wali Kota melihat perbatasan untuk kali antara Kecamatan Pondok Melati dan Provinsi DKI Jakarta yang terselip kali yang sudah tidak aktif, Wali Kota mengintruksikan agar menelusuri dan menormalisasikan kali tersebut agar dampak bagi warga tidak banjir dan terus mengalir, termasuk juga beberapa jalan rusak yang harus diperbaiki.

Berlanjut ke Perumahan yang dilaporkan warga sering banjir, di Jalan Taruma Negara Kelurahan Jatiranggon, Wali Kota sempat memanggil Kepala UPTD DBMSDA Pondok Melati, Faisal agar mengukur area yang sering banjir dan mengitruksikan perbaikan saluran saluran yang ada agar di normalisasikan.

Dua titik lahan untuk Puskesmas di Kecamatan Pondok Melati tidak luput dari perhatian orang nomor satu dikota Bekasi ini, yang pertama di area Spring Garden Residence samping Kelurahan Jatimurni, Wali Kota dan rombongan juga bertemu dengan pengelola residence tersebut dan meminta 1000 meter lahan kosong yang tepat berada di belakang Kelurahan Jatimurni untuk di buatkan Puskesmas Jatiwarna. Yang kedua berada di titik Sport Center yang sudah tidak aktif di dalam perumahan Puri Gading, ini yang menjadi titik kedua pembangunan Puskesmas untuk Kelurahan Jati Melati.

“Ini untuk kepentingan warga, jadi tidak bisa untuk berpikir kepentingan sendiri, untuk kepentingan bersama, penentuan 2 titik Puskesmas ini adalah hasil kerja lapangan bersama” ujar Wali Kota.

Berlanjut ke titik pembangunan Poulder Air yang berada di dalam area Masjid Baitul Haq Puri Gading Kelurahan Jati murni, yang pertama untuk perbaikan saluran yang menjadi titik tandon air, lalu akan di bangun tandon air agar mengurangi dampak banjir di perumahan tersebut, lalu di dalamnya juga membahas terkait IMB Masjid Baitul Haq yang sampai saat ini belum selesai, Wali Kota mengintruksikan agar IMB sudahjadi sebelum jumat pekan ini .

Wali Kota bersama rombongan meneruskan perjalanan menuju titik macet yang sering di alami oleh warga, yakni Pertigaan Sumir yang setiap sore nya menjadi titik macet, hal ini akan fi lakukan perluasaan area di sekita pertigaan sumir oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya air Kota Bekasi, yang diintruksikan oelh Wali Kota untuk lakukan pengukuran dan pembebasan wilayah.

Wali Kota juga sempat mengungkapkan kemarahannya terkait pendirian ruko depan RS. Persada Medika Jatirahayu yang menutup salutan air di dalamnya, Wali Kota dengan tegas dan juga melaporkan ke Pihak Polres dan Kodim untuk meminta ijin bongkar pembangunan tersebut karena menutup saluran air, dalam waktu 2 hari kedepan sudah beres.

“Jika ada yang membackup dari manapun, kami dari Pemerintah Kota Bekasi akan berkoordinasi dengan pihak Polres Metro Bekasi Kota dan kodim 05/07 Bekasi untuk lakukan pembongkaran.” Tegas Rahmat effendi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here