Pilarrepublik.id – Hari ini Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengakhiri program kunjungan 100 Hari Kerja. Ada tiga wilayah dalam satu hari ini  telah diselesaikan yakni Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Timur dan Bekasi Selatan. Diketahui sejak 27 September 2018, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi telah memulai program 100 hari kerjanya dengan mengunjungi berbagai wilayah di kota Bekasi.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas dikunjungi oleh Wali Kota Bekasi, hal tersebut dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang ada di masyarakat, dari permasalahan banjir, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur Tentunya  ini dalam rangka memonitoring dan progres – progres rencana pembangunan 5 tahun kedepan.

Untuk di wilayah Kecamatan Rawalumbu, Wali Kota Bekasi memprioritaskan pembangunan gedung puskesmas dan memonitoring progres proyek pembangunan Kantor Dinas PUPR di Kelurahan Bojong Rawalumbu Lumbu serta melanjutkan perjalanannya menuju beberapa lokasi titik-titik kemacetan diantaranya pertigaan pengasinan dan fly over pengasinan (mitra timur) dan dilokasi tersebut Wali Kota Bekasi langsung menginstruksikan dinas terkait untuk segera memecahkan permasalahan tersebut.

 

” Sudah kita lihat lokasinya, dan  masyarakat dilingkungan itu sangat setuju, selanjutnya kita rancang dan segera mulai pengerjaannya. Tadi sudah saya instruksikan dinas terkait untuk disegerakan ,” jelas Wali Kota Bekasi.

Wali Kota telah lama menampilkan Kantor Kecamatan Rawalumbu pindah ke jalan Utama di Jl. Rawa Panjang tepatnya di kantor Kelurahan Bojong Rawalumbu, itu merupakan prioritas utama, karena menurutnya, Kecamatan harus ada di muka jalan, saat kunjungan juga sekaligus meingintruksikan Kantor Puskesmas Pembantu Sepanjang Jaya akan pindah tukar dengan kantor Kelurahan Sepanjang Jaya.

Bukan hanya dilokasi tersebut saja kunjungan Wali Kota Bekasi berlanjut ke Wilayah Kecamatan Bekasi Timur, Wali Kota Bekasi meninjau perbatasan wilayah antara Kota Bekasi dan Kabupaten tepatnya di Jalan Kalimalang( dekat pintu tol timur) dialokasi tersebut Wali Kota Bekasi menginstruksikan agar di bangun gapura perbatasan, lalu di lokasi kedua Wali Kota Bekasi mengunjungi Komplek Jaladapura RW 013 Margahayu, dialokasi tersebut Wali Kota Bekasi menemukan permasalahan limbah dari kabupaten ke aliran kota Bekasi selanjutnya Wali Kota Bekasi Mengunjungi Lapangan komplek AURI Jaladhapura RW 013, Margahayu, Fasos fasum RW 02 Aren Jaya, Polder Air Aren Jaya, RT 02 RW 08 Kel Bekasi Jaya, Tempat Pembuangan Sampah Sementara (revitalisasi), Kali Lengkang (Pintu Air), RW 08 Kelurahan Bekasi Jaya.

Berlanjut ke Kecamatan Bekasi Selatan, Wali Kota bersama rombongan meninjau sub terminal yang berada di Menara Perumnas 1 yang lama tidak aktif, padahal sebelumnya sudah  di ajukan, pada tahun medatang, harus sudah terbentuk sub terminal tersebut agar aktif kembali.

Titik kedua, mengunjungi Taman Bumi Satria Kencana (BSK) yang akan di bangun taman sekaligus melihat tandon air yang telah rampung, dan melanjytkan melihat pembangunan Grand Kemala Lagoon yang di dalamnya akan di bentuk bangunan yang akan didirikan di atas air, di dalamnya sudah bisa melalui akses permata pekayon dari belakang muka Grand Kemala Lagoon, akses tembus ini memang direncanakan, selain untuk proses pembebasan lahan di dalamnya, akan terbangun beberapa tower apartemen, yang akan menjadikan Metropolitan di Kota Bekasi.

Dalam wawancaranya, Wali Kota telah menghabiskan 100 hari kerja di kunjungan lapangannya, terakhir jatuh di Kecamatan Bekasi Selatan, evaluasi nya akan segera melalui Warung Komunikasi, Wali Kota berharap agar apa saja yang menjadi prioritas di tiap wilayah agar terealisasikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here