Pilarrepublik.id – Anggota komisi V DPR RI dari fraksi PAN, Intan Fauzi, bersama dengan pejabat kementerian PUPR mengunjungi tiga jembatan gantung yang ada diwilayah kota Bekasi, ketiga jembatan itu yakni, jembatan Teon dikelurahan Jatisari, Jembatan Cikewul dan jembatan Marga jaya. Dua diantaranya jembatan yang menghubungi antara kota Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Jembatan gantung Teon di Kampung Bojongsari RT 01 RW 02 kelurahan Jatisari Kecamatan Jatiasih, yang pertama dikunjungi mendapat sambutan positif dari warga setempat. Pasalnya jembatan yang kerap terjadi kecelakaan saat musim hujan tiba saat ini kondisinya sudah kurang layak, terlebih lagi jembatan yang menjadi penghubung dua wilayah (Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor) terbilang cukup ramai dilewati kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Salah satu warga setempat, Hj Ipat (48) mengatakan, Jika renovasi jembatan tersebut terealisasi, dampaknya tak hanya dirasakan oleh banyak orang. Menurutnya, jembatan itu merupakan jalan pintas dari wilayah jatiasih Kota Bekasi menuju wilayah Gunung Putri kabupaten Bogor.

“Saya berharap jembatan ini dapat segera direnovasi. Wah udah gak kehitung yang mengalami kecelakaan disini. Bukan cuma kecelakaan aja, disini juga banyak yang ribut, jembatan ini kan cuma untuk satu lajur, harus bergantian yang mau lewat sini, terkadang sama-sama gak mau mengalah akhirnya ribut deh, saya berharap banget dengan dikunjungi ibu Intan sebagai anggota dewan (DPR RI,red) dapat membantu membangun jembatan ini” terang Ipat dengan logat Betawinya yang kental.

 

Hal senada juga dikatakan, Syafei (50) salah satu warga Bantargebang, menurutnya kehadiran anggota DPR RI Komisi V tentunya menjadi angin segar bagi warga di dua perbatasan berkaitan upaya perbaikan jembatan tersebut.

“Apalagi kalau akan diusahakan membuat jembatan gantung di atas Kali Cikeas ini, wah .. kami sangat mendukungnya, selama ini warga dua wilayah secara bergotong royong kerap memperbaiki kerusakan jembatan dengan dana swadaya,” tuturnya

Sementara itu, anggota komisi V DPR RI, Intan Fauzi mengatakan, Jembatan gantung yang menghubungi dua daerah itu diyakin dapat memberikan multiefek yang besar untuk Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor. Untuk itu dirinya akan mendorong kementerian PUPR agar memprioritas pembangunan jembatan gantung yang kurang layak dari segi keamanan pengguna jembatan.

“Kalau sudah bicara yang berhubungan dengan keamanan dan keselamatan pengguna jembatan maka semua akan menjadi prioritas, namun untuk pembangunan seperti jembatan ada aspek yang harus diperhatikan. Kami sengaja membawa tim dari kementerian PUPR agar langsung dapat diskusikan. Setelah survey kami akan mengkaji baik administrasi maupun tehnis struktur jembatan gantung,”.pungkasnya.(fie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here